Selasa, 17 Mei 2011

Sinopsis Serial Cinta Cenat Cenut Eps: 13"Final Decision" [Trans Tv]

 PERHATIAN : Review ini membeberkan isi cerita
Tayang: Jumat 13 Mei 2011, pkl 20.00 wib
Morgan ragu saat hendak memasukkan cincin pertunangan ke jari Putri. Akhirnya ia memutuskan untuk tidak jadi bertunangan dengan Putri. Morgan mengaku kalau dia tidak mencintai Putri, untuk itu dia membatalkan pertunanganya dengan Putri. Kontan semua terkejut, terutama Dhanar. Usman lalu menyimpulkan kalau keputusan Morgan membatalkan pertunangan itu berarti Morgan menolak untuk menjadi pewaris Toro Grup. Dhanar pun protes karena pada dasarnya ia ingin Toro Grup jatuh ke tangan anaknya tersebut. Namun Usman tak memberinya lagi kesempatan.
Zee yang ada di pesta itu berusaha menghubungi Rafael. Namun Rafael yang merasa patah hati karena Putri hari itu bertunangan tak mau mengangkat telfon dari siapa pun. Zee akhirnya mengirim pesan pada Rafael. Rafael yang membaca belakangan pun terkejut mengetahui berita tersebut.
Gladis dan Rangga sama-sama tidak menghadiri pertunangan Putri dan Morgan karena malu. Di sini Gladis bilang kalau setelah kelulusan nanti, dia akan menyusul orang tuanya yang ada di Sydney. Rangga yang tak ingin kehilangan Gladis bilang kalau dia mau ikut Gladis saja. Gladis menolak Rangga dan meminta Rangga untuk terus mengejar cita-citanya mengelola Toro Grup. Namun Rangga tetap kekueh ingin pergi bersama Gladis, karena baginya Gladis adalah segalanya.
Di sekolah, akhirnya Rafael menemui Putri. Ia sangat berterima kasih pada Putri karena mau membatalkan pertunangannya dengan Morgan. Namun Putri meminta Rafael untuk tidak salah paham, karena Morganlah yang membatalkan pertunangan mereka bukan Putri. Putri malah bilang kalau sebenarnya tekadnya sudah bulat untuk bertunangan dengan Morgan. Rafael pun kecewa.
Putri yang bertemu Morgan akhirnya mempertanyakan alasan sebenarnya kenapa Morgan membatalkan pertunangan mereka. Awalnya Morgan tetap menyangkal kalau dia tak mencintai Putri. Tapi Putri tak percaya. Putri meminta Morgan menatapnya agar Putri bisa yakin. Tapi saat Morgan menatap Putri, Putri sendiri jadi tak yakin dengan perasaannya. Morgan tau persis kalau hati Putri hanya untuk Rafael. Untuk itu ia memilih mundur.
Revalina memberi surat pengunduran dirinya dari Toro Grup kepada Usman. Saat hendak pergi, tiba-tiba penyakit jantung Usman kambuh. Revalina jadi sangat cemas terhadap Usman. Untungnya Usman tak apa-apa. Ia merasa kalau sudah saatnya ia kembali berobat ke Belanda. Untuk itu Usman meminta Revalina tidak mengundurkan diri dari Toro Grup. Usman yakin, jika Rafael bisa membuktikan kalau dia memang pantas menjadi pemimpin, Rafael pasti bisa menjadi pemimpin Toro Grup suatu saat nanti asal Revalina tidak memaksa kehendaknya. Revalina terharu mendengarnya dan ia pun mulai memikirkan kembali hal ini.
Revalina akhirnya memutuskan untuk tidak keluar dari Toro Grup. Ia juga meminta Rafael untuk peduli terhadap perusahaan keluarganya tersebut dan mau konsen belajar agar kelak ia bisa memimpin perusahaan. Untuk itu setelah lulus nanti, Rafael harus belajar bisnis di Harvard. Mendengar hal ini Rafael pun mulai bimbang.
Kelulusan tiba. Berita tentang beberapa personil SM*SH akan meneruskan sekolah ke luar negeri mulai terdengar. Keutuhan mereka pun mulai dipertanyakan. Putri mengantar Usman ke bandara untuk kembali ke Belanda bersama anak-anak SM*SH lainnya. Di sini SM*SH memberi konfirmasi pada wartawan yang datang bahwa SM*SH tidak akan bubar. Di sini Rafael mencoba kembali bicara dengan Putri dan meminta Putri untuk memintanya agar tetap di Jakarta. Namun Putri mencoba bersikap dingin pada Rafael karena ia tak mau Rafael melepas cita-citanya hanya untuk dirinya. Rafael kekueh meminta Putri datang sebelum keberangkatannya besok. Putri pun mencoba tak mengacuhkannya.
Rangga akhirnya menemui Rafael dan Morgan. Sekali lagi ia minta maaf dan memberi tau soal tekadnya untuk pergi menyusul Gladis ke Sydney. Itu berarti ia mengundurkan diri dari kandidat pewaris Toro Grup. Morgan sendiri bilang kalau dia tidak berminat untuk menjadi pewaris Toro Grup, karena ia ingin belajar sastra ke Perancis. Kini semua harapan tertuju pada Rafael. Nasib Toro Grup tergantung pada Rafael. Namun Rafael juga masih ragu karena kalau ia memilih menjadi pemimpin Toro Grup, ia harus belajar ke Harvard Amerika, dan itu berarti ia harus meninggalkan Putri.
Gladis yang hendak ke Sydney akhirnya berpisah dengan Rangga di bandara. Rangga pun berjanji suatu saat nanti akan menyusul Gladis. Gladis hanya tersenyum dan memberi kecupan perpisahan pada Rangga.
Keesokan harinya, Morgan menemui Putri. Di sini Morgan berterus terang kalau sebenarnya ia sangat mencintai Putri. Putri pun jadi heran kenapa Morgan membatalkan pertunangan mereka jika ia memang mencintai Putri. Padahal Putri sudah tulus akan menerima hati Morgan. Morgan pun ragu. Untuk itu ia ingin Putri membuktikannya. Sore itu juga Morgan akan pergi ke Perancis. Morgan meminta Putri datang dan mencegahnya pergi. Kini Putri mulai bimbang karena Rafael juga memintanya datang di jam yang sama.
Rafael sudah ada di bandara bersama dengan Bisma dan Dicky di terminal 2E. Sedangkan Morgan bersama Ilham dan Reza di terminal 2F. Sementara Putri masih ragu untuk pergi dan memilih salah satu diantara mereka. Guntur terus meyakinkan Putri untuk datang dan memberi keputusan terakhirnya. Setelah mendapat SMS dari Rafael yang tetap menunggu kehadiran Putri, akhirnya Putri pun berangkat ke bandara.
Jam keberangkatan Rafael ke Amerika sudah dekat. Bisma dan Dicky akhirnya berpisah dengan Rafael. Tiba-tiba seseorang dengan suara mirip Putri memanggil nama Rafael. Namun Rafael kecewa saat mengetahui orang itu bukanlah Putri. Putri sendiri datang menemui Morgan. Morgan terkejut. Namun di sini Putri bilang ke Morgan kalau dia tidak bisa memilih Morgan karena ia mencintai Rafael. Morgan mengerti dan menyuruh Putri segera mendatangi Rafael. Namun sayangnya Putri terlambat. Rafael sudah pergi.
Setahun kemudian, Putri dan Guntur sedang asik bicara soal SM*SH. Guntur lalu pergi karena ia harus mengajar les anak kelas 6 SD. Saat Putri duduk sendiri di taman, ia terkejut menemukan gelang pasangannya yang selama ini hilang. Setelah memungut gelang itu, Putri kaget melihat Rafael yang sudah ada di depannya. FINAL

Sinopsis Serial Cinta Cenat Cenut Eps: 12 "Engagement" [Trans Tv]

Tayang : Jumat 06 Mei 2011 Jam 20.00 WIB hanya di Trans TV

  Morgan tertusuk karena menyelamatkan Putri dan Rafael. Ia langsung dibawa ke rumah sakit. Untungnya luka tusuk Morgan tidak sampai merobek ususnya sehingga Morgan masih bisa diselamatkan. Anak-anak SMASH terkejut saat mendengar kalau Rangga lah yang menculik Putri. Rafael langsung marah dan hendak menghampiri Rangga. Namun anak-anak SMASH meminta agar Rafael meredam emosinya dan membiarkan kakek Usman yang bicara pada Rangga.
Rangga mulai ketakutan sendiri akan dampak atas perbuatannya. Usman yang mengetahui hal ini, sangat kecewa terhadap Rangga. Ia hanya bisa berharap Rangga mau menyesali semua dan mau minta maaf pada Putri dan juga saudara-saudaranya. Rangga pun menangis penuh penyesalan.
Putri yang merasa berhutang nyawa terhadap Morgan, meluangkan waktunya untuk menjaga Morgan setiap saat sampai Morgan sembuh. Rafael yang melihatnya merasa kecewa. Namun ia tak bisa memaksa Putri untuk tidak peduli pada Morgan karena dia sendiri juga berhutang nyawa pada Morgan. Putri pun meminta Rafael untuk merelakan hubungan mereka dan membiarkan Putri bersama Morgan. Mau tak mau Rafael harus rela membiarkan Putri bersama Morgan walau sebenarnya ia masih tak rela kehilangan Putri.
Hal ini menjadi kesempatan bagi Danar yang menginginkan Putri menjadi menantunya kelak agar ia mendapat warisan Toro Grup. Dengan sopan Danar meminta orang tua Putri untuk membicarakan soal pertunangan Putri dan Morgan. Hal ini membuat Putri mulai bimbang. Apakah ia siap menerima Morgan menjadi tunangannya? Lalu apakah Rafael benar-benar merelakan Putri bertunangan dengan Morgan?

Sinopsis Serial Cinta Cenat Cenut Eps: 11 "Angel's Face" [Trans Tv]

Tayang : 29 April 2011 Jam : 20.00 hanya di Trans TV
  
Menghilangnya Putri menjadi tanda tanya besar bagi anak-anak SMASH: Siapa sebenarnya penculik Putri? Usman meyakini kalau penculiknya adalah dari anggota keluarga Rusdiantoro sendiri. Rafael mencurigai mamanya karena selama ini hanya mamanya yang menentang kehadiran Putri di keluarga mereka, sedangkan anak-anak SMASH mencurigai Morgan yang sikapnya berubah setelah Putri diculik. Danar pun heran dengan sikap Morgan yang tak peduli akan menghilangnya Putri. Ia terus membujuk Morgan, namun Morgan malah bersikap dingin.
Rena kesal karena Bisma tak memenuhi janjinya untuk battle di ‘kandang’ Antis. Alhasil, ia dan teman-temannya mengerjai Bisma dengan mencoret-coret mobil Bisma. Bisma yang melihatnya langsung mengejar Rena. Sialnya Rena yang menghindari Bisma malah bertemu dengan pemabuk yang balik mengganggunya. Alhasil Bisma malah menolong Rena dari si pamabuk jalanan.
Rena merasa berterima kasih pada Bisma. Namun ia masih gengsi untuk mengakuinya. Bisma  menjelaskan alasannya tidak datang battle karena ia disibukkan mencari temannya yang hilang. Bisma lalu memberi foto Putri pada Rena dan berharap Rena mau memberi taunya jika Rena melihat Putri.
Putri berhasil melarikan diri dari para penculik. Namun saat mencoba berlari, para penculik Putri berhasil menangkapnya kembali. Tanpa sengaja Rena melihat Putri bersama para penculik. Sebagai anti SMASH, Rena ragu untuk membantu Bisma karena takut dibilang penghianat oleh teman-temannya. Tapi sebagai manusia biasa, apakah Rena akan diam saja mengetahui ada penculikan di depan mata?

Sinopsis Serial Cinta Cenat Cenut Eps: 10 "Broken Heart" [Trans Tv]

Tayang : Jumat 22 April 2011 Jam : 20.00 WIB hanya di Trans TV

  Rafael langsung panas melihat Morgan mencium Putri. Ia pun memukul Morgan seketika. Putri panik dan memisahkan mereka berdua. Putri meminta agar Rafael maupun Morgan tidak bertengkar lagi hanya karena dia. Putri pun pergi meninggalkan mereka berdua.
Tiba-tiba saja muncul gosip SMASH akan bubar 
karena mereka dipersiapkan menjadi pebisnis, bukan 
entertainer. Menurut Dani, berita ini berawal dari 
pemberitaan pertunangan Rafael dan Gladis. Hal ini membuat Rafael memutuskan untuk mengadakan jumpa pers dan menyatakan kalau dirinya batal bertunangan dan SMASH akan tetap ada. Kontan Revalina langsung marah besar terhadap Rafael yang membatalkan pertunangan dengan cara sepihak dan dia menyalahkan Putri sebagai biang keroknya. Revalina makin panas saat Usman bilang kalau keputusannya tidak akan pernah berubah dan Putri akan tetap menjadi penentu pewaris Toro Grup. Revalina pun berpikir untuk segera menyingkirkan Putri.
Rafael berhasil bicara dengan Putri. Rafael berjanji pada Putri akan memperjuangkan cinta mereka apapun yang terjadi. Putri pun luluh dengan kata-kata Rafael bahkan tak menolak saat Rafael memeluknya. Morgan & Gladis sakit hati saat melihat mereka berpelukan. Gladis pun kembali mengadu pada Rangga, sedangkan Morgan merasa sudah putus harapan untuk mendapatkan Putri.
Sementara itu, Bisma kembali bertemu dengan Rena (Febby), seorang Antis (anti SMASH) yang pernah battle dance dengannya (episode#9). Pertemuan mereka tampak kurang menyenangkan, karena Bisma tak sengaja merusak HP Rena. Rena pun makin kesal terhadap Bisma. Apalagi pertemuan mereka bukan cuma sekali. Rena merasa kena sial karena harus bertemu dengan Bisma SMASH terus menerus.
Tiba-tiba saja Putri tak pulang semalaman. Orang tua Putri mencemaskannya dan mengira Putri sedang diculik. Bahkan Rafael yang mendengar kabar ini dari Guntur, langsung mengerahkan semua anak-anak SMASH untuk mencari Putri. Menurut Usman, siapapun yang menculik Putri, dia pasti tau soal posisi Putri sebagai penentu pewaris Toro Grup. Dan orang itu pastilah anggota dari keluarga Rusdiantoro.

Rabu, 13 April 2011

Sinopsis Serial Cinta Cenat Cenut Eps.9 "The Legancy" [Trans TV]

Tayang : Jumat 15 April 2011 Jam : 20.00 WIB hanya di Trans TV

Sejak kedatangan si lelaki tua (ep#8), Putri baru tau kalau lelaki tua itu ternyata adalah Usman Rusdiantoro (Hengky Solaiman), kakek dari Rafael, Morgan dan Rangga. Putri sangat bingung dengan kebetulan ini dan malah marah pada kakek Usman yang tak memberi taunya sebelumnya.
Revalina dan Danar yang sama-sama menantu Usman tampak berlomba-lomba mengambil simpati dari Usman. Hal ini mereka lakukan demi mendapat keputusan Usman yang hendak memberikan jabatan komisaris Toro Grup pada salah satu cucu mereka; Rafael, Morgan dan juga Rangga.
Revalina merasa Rafael berhak atas Toro Grup karena dia adalah cucu dari anak pertama Usman, Harli Rusdiantoro yang sudah meninggal. Sedangkan Danar merasa berhak atas Toro Grup karena dia dan Morgan sama-sama laki-laki yang mampu menjalankan perusahaan kelurga mereka. Sementara itu Gilang (Verdi Solaiman), anak bungsu Usman sekaligus Papa Rangga, sudah tidak dipercaya oleh Usman dalam mengelola perusahaan keluarga mereka. Namun Rangga bersikeras pada papanya dan menginginkan papanya mendapatkan hak mereka sebagai penerus Toro Grup. Usman bingung menentukan siapa yang paling berhak.
Bisma, Ilham, Reza dan Dicky ikut prihatin tentang perebutan warisan dari keluarga Usman Rusdiantoro. Mereka merasa bersyukur kalau kakek mereka yang sudah meninggal membagikan warisan perusahaan mereka secara merata.
Putri yang kecewa dengan keluarga Rusdiantoro kesal sendiri karena merasa selalu terlibat masalah dalam kelurga mereka. Tapi tIba-tiba Bisma mengajak Putri untuk jalan-jalan alias ngedate. Putri  langsung saja menolaknya. Namun apa maksud Bisma melakukan hal ini?  Dan bagaimana jika Rafael tau kalau Bisma mengajak Putri ngedate?



Senin, 04 April 2011

Sinopsis Serial Cinta Cenat Cenut Eps.8 "The Old Man" [Trans TV]

Tayang : Jumat 8 April 2011 Jam : 19.30 di Trans Tv



Rafael kontan menentang keputusan mamanya Revalina soal pertunangannya dengan Gladis yang dibuat tanpa sepengetahuannya. Namun Revalina memberi alasan yang kuat kenapa dia membuat keputusan tersebut. Revalina sengaja mempersiapkan Rafael untuk menjadi seorang pemimpin dalam keluarga maupun untuk perusahaan besar mereka, Toro Grup. Mendengar alasan itu, Rafael tak berani memberi alasan yang sebenarnya bahwa dia mencintai perempuan lain, yaitu Putri.
Sementara itu Gladis merasa tenang karena kini ia sudah bertunangan dengan Rafael. Namun mengetahui Rafael yang tak mau melepas Putri begitu saja, Gladis pun mengadu ke Revalina kalau selama ini Putri menjadi pengganggu bagi hubungannya dengan Rafael.  
Ayah Putri yang sangat prihatin dengan anaknya yang selalu dibuat patah hati akhirnya menghiburnya dengan mengajaknya memancing, hobby mereka sewaktu Putri kecil. Di sini Putri bertemu dengan seorang kakek tua (Hengky Sulaiman) yang memberi pencerahan dan semangat baru untuk Putri .
Kakek tua: “Walaupun fisik kakek sudah tua, tapi mata kakek tidak pernah tua nak. Kakek bisa lihat juga dari mata kamu! Satu hal yang kakek lihat; semangat
Namun Putri masih ragu akan semangatnya mempertahankan cinta Rafael. Apalagi tiba-tiba Revalina mendatangi Putri dan meminta Putri untuk tidak lagi mendekati Rafael. Revalina mengancam Putri dan keluarganya. Hingga akhirnya Putri pun terancam dikeluarkan dari sekolah.

Jumat, 01 April 2011

SM*SH









Kisah 9,5 jari tangan Bisma Karisma (SM*SH)

Jari tangan telunjuk sebelah kirinya Bisma putus akibat ulah GENG MOTOR !

     Peristiwa ini terjadi tahun 2007 di Bandung. Lokasinya Bisma lupa. Malam itu, sekitar pukul 11, Bisma baru pulang dari menganbil barang yang tertinggal di rumah teman. Tiba-tiba saja, segerombolan geng motor menghadang Bisma. Mereka adalah GENG MOTOR!


      Tahu keganasan mereka, Bisma hanya pasrah dan hanya membaca "Istighfar". Bisma bukan anggota geng motor yang lain. Bisma juga memberikan apa saja yang diminta. Seluruh isi tas, dompet, HP, dan lainnya. Semuanya, deh. Bisma betul-betul syok dan bingung. Mereka terlihat begitu ganas. Yang terakhir, mereka meminta helm yang Bisma pakai. "Jangan melawan," kata mereka. Bisma juga memberikan helm dan tidak memberi perlawanan, tiba-tiba mereka membantai Bisma begitu saja. Bisma tak ingat benda tajam apa aja yang menghujani Bisma. Ketika itu, Bisma hanya bisa berteriak "istighfar" , dan tangan berusaha melindungi kepala.




      Saat kejadian itu, Bisma enggak pingsan sama sekali. Bisma sadar ketika sejumlah orang datang menolong dan membawa ke rumah sakit. Baju putih Bisma penuh dengan darah. Sambil menahan sakit saya menyaksikan darah menguncur dari sekujur tubuh. Tangan kanan Bisma juga sudah glapek, enggak bisa ngapain-ngapain, enggak bisa digerakan. Tulangnya juga kelihatan. Bisma syok banget melihatnya. Dalam hati Bisma berkata, "Aduh, bagaimana, ini, saya enggak bisa break dance lagi."




       Lukannya Bisma berada di badan, tangan, kepala, dan telinga. Telinga kiri Bisma robek, hampir putus. Jari tangan Bisma sekarang tinggal 9,5. Potongannya sudah di kubur. Sementara pergelangan tangan kanan masih bisa di selamatkan, di operasi dan ditanam pen (besi penyangga otot, red). Kata dokter, kalau tangan Bisma tidak menahan kepala, mungkin akan lebih parah dan banyak memori yang hilang. Total, ada 250 jahitan disekujur tubuh Bisma. Alhamdulilah wajah Bisma tidak ada yang luka.




       Bisma tidak dendam sama sekali dengan geng motor. Semenjak kejadian itu, enggak tau kenapa Bisma ikhlas. Serius. Bisma sendiri aneh, kok bisa berlapang dada. Padahal, sebetulnya Bisma punya ego yang lumayan kuat. Hanya Papa dan Mama Bisma yang kesal dan enggak terima dengan kejadian itu. Kok anak yang selalu di manja (Bisma anak bungsu dari 2 bersaudara. Kakaknya bernama Mega), dianiaya seperti ini. Justru Bisma yang menenangkan Papa dan Mama, memang sudah jalannya harus begini.


       Bisma hanya dua hari berada di RS. Waktu itu, pas tiga hari menjelang Lebaran, dan Bisma sudah berencana ingin merayakannya di kampung, Sumedang. Jadi, dalam kondisi masih di perban dan dipen, Bisma di bawa ke Sumedang untuk di rawat bibi, yang kebetulan perawat. Bisma lupa berapa lama di sana.


       Bisma masih sangat trauma dengan geng motor. Bisma enggak berani keluar malam sambil mengendarai motor. Mendengar bunyi knalpot saja bikin syok. Pernah waktu jalan-jalan dengan teman pakai mobil, ada kumpulan pengendara motor. Jaraknya jauh, sih, tapi langsung bikin Bisma gemetaran dan hampir pingsan karena ketakutan.


       Bisma sudah enggak bisa maksimal lagi dengan dance (Bisma pernah juara pertama di Let's Dance to Japan di Global TV). Kalau harus beraksi dengan bertumpu pada tangan, enggak kuat lama karena sakit. Kalau headspin (aksi beroutar di atas kepala) masih bisa. Untung lukanya di kepala bukan di bagian tengah.


       Enggak ada yang perlu ditutup-tutupi lagi tentang jari Bisma. Dulu pernah ada ide, jari di sambung dengan yang jari buatan, tapi Bisma dan keluarganya menolak. Lebih baik apa adanya dan enggak ada yang palsu. Bisma juga cuek dan enggak ada masalah. Fans ada yang bertanya mengenai hal ini dan Bisma jelaskan. Ini memang sudah terjadi, dan Bisma lebuh menatap ke depan .




                                                               TheEnd~





   

Rabu, 30 Maret 2011

Sinopsis Serial Cinta Cenat Cenut Eps.7 "The Planning" [Trans TV]

Tayang : Jumat, 1 April 2011 Jam : 19.30 di Trans Tv

Putri begitu marah pada Rafael saat tau kalau ternyata pacar Gladis yang dimaksud selama ini adalah Rafael. Untuk yang kesekian kalinya Putri merasa dipermainkan oleh Rafael sehingga Putri sangat sakit hati dan meminta Rafael untuk tidak mendekatinya lagi. Gladis juga terkejut mendengar cerita Rangga soal hubungan Putri dan Rafael. Gladis tampaknya masih belum menerima kenyataan bahwa Rafael sudah berpindah hati pada Putri.
Morgan yang mengetahui Putri merasakan sakit hati akhirnya datang ke Rafael dan memperingati Rafael kalau sampai Rafael menyakiti Putri lagi, dia akan mengambil kesempatan itu untuk merebut hati Putri darinya. Rafael menganggap kata-kata Morgan sebagai ancaman sehingga ia berniat datang ke rumah Putri untuk minta maaf. Tapi Putri tak mau menemuinya. Apalagi saat Ayah Putri tau kalau Rafael sudah menyakiti hati Putri. Begitu Rafael datang ke rumah Putri, ayah Putri langsung mengusir Rafael. Namun mengingat ancaman Morgan, Rafael memutuskan untuk menunggu Putri sampai Putri mau bicara dengannya walau hujan turun dengan derasnya.

Walau pun akhirnya Putri mau menemui Rafael, Putri tetap tak mau semudah itu memaafkan Rafael. Rafael akhrinya pulang dengan perasaan kecewa. Mendengar kalau Putri dan Rafael bertengkar, Gladis akhirnya turun tangan. Awalnya Gladis meminta maaf atas ketidak tahuannya soal hubungan Putri dan Rafael. Ia merasa menjadi pihak ketiga bagi keduanya. Sebagai permintaan maaf, Gladis mengusahakan perbaikan hubungan antara Rafael dan Putri.

Revalina, mama Rafael berencana merayakan pesta ulang tahunnya di Jakarta. Di acara tersebut akan banyak datang orang-orang penting. Anak-anak SMASH meminta Rafael untuk mengundang Putri agar memperkenalkannya pada Revalina. Dengan bantuan Gladis, Putri akhirnya mau ikut ke pesta ulang tahun tersebut. Namun Morgan mencium sesuatu yang tidak beres dalam rencana ulang tahun Revalina Rusdiantoro.

Minggu, 27 Maret 2011

Foto-foto SM*SH at Cinta Cenat Cenut















Sinopsis Serial Cinta Cenat Cenut Eps.6 "The Ex" [Trans TV]

Tayang : Jumat, 25 Maret 2011. Jam : 19.32 di Trans Tv

    Kedatangan Gladis ke Jakarta membuat Rafael dan anak-anak SM*SH terkejut. Lebih-lebih mengetahui Gladis masih menganggap Rafael sebagai pacarnya. Padahal Rafael sudah menganggap Gladis sebagai mantannya karena mereka sudah lost contact selama 2 tahun. 

    Morgan berhasil mencegah Putri dengan Gladis malam itu. Dan akhirnya berkat Morgan, Rafael bisa menghindar dari Gladis. Gladis sendiri agak kecewa karena malam itu ia hanya bertemu Rafael sebentar.

     Setelah program pertukaran pelajarannya selesai, kini saatnya Gladis kembali ke SMA Harapan. Rafael yang tak mau mencegah Putri lagi, berusaha menghindar dari Gladis di tengah hubungannya dengan Putri.

     Gladis pun heran dengan Rafael yang selalu menghindarnya. Anak-anak SM*SH sendiri selalu melindungi Rafael. Namun bagi mereka, Rafael harus cepat-cepat menentukan siapa yang harus di pilihnya. Apakah itu Gladis atau Putri. Sebelum keduanya terlanjur sakit hati.

Sinopsis Serial Cinta Cenat Cenut Eps.5 "Revenge" [Trans TV]

Tayang : Jumat, 18 Maret 2011. Jam: 19.30 di Trans Tv

   Mendengar pernyataan cinta Rafael, Putri jadi bimbang. Ia trauma karena Rafael pernah mempermainkannya dulu. Untuk itu Putri akhirnya menolak Rafael di depan umum sebagai pembalasannya. Rafael sangat kecewa dan malu. Anak-anak SMASH menguatkan hati Rafael. Bahkan Zee mencoba membujuk Rafael dengan mengatakan kalau Putri memang tidak pantas untuknya. Namun kali ini Rafael diam saja dan tak bisa berkata apa-apa.
Sementara itu, Putri merasa bersalah karena sudah berbohong pada dirinya sendiri. Ia merasa sedih dan menyesal karena telah menolak Rafael. Namun saat Guntur menanyai keadaan Putri, ia malah bersikap biasa-biasa saja. Bahkan dia mengaku kalau merasa puas telah mempermalukan Rafael di depan umum. Tapi kenyataannya perasaan Putri tidak begitu baik. Ia bahkan terus-terusan memikirkan Rafael. Entah di rumah maupun di sekolah. Bahkan saat pelajaran berlangsung, Putri sampai tidak konsentrasi dalam pelajaran hanya karena larut dalam kesedihan dan penyesalannya. Guntur yang memperhatikan ini pun merasa cemas.
Saat Putri bertemu Rafael, Putri pun menghindar. Rafael tampak sedih. Anak-anak SMASH mencoba menghibur Rafael dengan bilang kalau Rafael tak perlu sedih karena dia bisa menemukan cewek lain yang Rafael mau. Namun Rangga berpendapat lain. Dia berpendapat kalau Rafael harus mengejar Putri karena hanya Putri yang bisa membuat Rafael jatuh cinta seperti saat itu.
Zee yang tak menyukai Putri seolah mencari-cari kesalahan Putri. Dia menganggap Putri sok kecantikan karena sudah menolak Rafael. Putri tak terima dan mereka pun beradu mulut hingga Zee emosi dan mendorong Putri sampai jatuh. Untung saja Morgan datang untuk menolong Putri. Morgan menira kalau Putri masih marah pada SMASH sehingga ia berniat meninggalkan Putri sendiri. Namun Putri tak keberatan jika Morgan bicara padanya. Dia tidak marah terhadap SMASH. Bahkan dia merasa kasihan terhadap Rafael yang ditolaknya di depan umum. Morgan lalu bertanya apa Putri menyesal menolak Rafael. Putri langsung mengelak. Morgan bertanya untuk yang kedua kalinya, dan Putri tetap menyangkal dengan salah tingkah. Di sini Morgan mulai curiga bahwa sebenarnya Putri memang menyesal telah menolak Rafael.
Sementara itu, Rangga mendapat telfon dari sahabatnya Gladis (Eriska Reinisa) yang selama ini sekolah di London. Gladis memberi tahu Rangga kalau sebentar lagi dia akan menyelesaikan program pertukaran pelajarnya dan kembali ke Jakarta. Mendengar hal ini Rangga begitu semangat dan berencana menjemput Gladis jika Gladis sudah sampai di Jakarta.
Guntur akhirnya memutuskan untuk mengadukan kesedihan Putri pada Rafael. Menurut pendapat Guntur, Putri menyesal telah menolak Rafael. Mendengar ini Rafael merasa agak terhibur namun ia masih pesimis Putri mau menerima cintanya. Guntur lalu menawari bantuan dengan syarat tertentu. Ternyata Guntur minta agar bisa ikut sesi pemotretan bersama SMASH. Rafael menuruti syarat Guntur walau dari pihak SMASH yang lainnya agak kesal karena Guntur cuma bisa mengganggu sesi pemotretan mereka.
Saat Guntur hendak membujuk Putri, Morgan menelfon Putri dan mengajak Putri untuk pulang sekolah bersama. Hal ini membuat rencana Guntur mempertemukan Rafael dengan Putri gagal. Rafael yang sudah menunggu Guntur terlalu lama akhirnya malah marah-marah pada Guntur. Guntur pun mengadu kalau rencananya gagal karena Morgan mengajak Putri pulang bareng. Mendengar hal ini, Rafael kembali kecewa. Ia merasa tak punya harapan lagi karena mengira Putri lebih menyukai Morgan dari pada dia.
Saat manggung bersama anak-anak SMASH, konsentrasi Rafael terganggu karena memikirkan Putri. Melihat ini Morgan menjadi penasaran. Ia pun menemui Rafael dan bicara padanya. Morgan lalu memergoki Rafael yang sedang membaca buku The Old Man and The Sea, buku Putri yang pernah dibuangnya dan dipungutnya kembali. Di sini Rafael bilang ke Morgan kalau dia sudah memutuskan untuk melupakan Putri dan mempersilakan Morgan mendekati Putri. Morgan hanya menjawab: “Oya? Wow!”
Hari berikutnya Morgan mengajak Putri untuk berkencan dan memberi Putri gaun yang indah agar dipakainya saat berkencan. Namun saat Putri datang ke tempat yang dijanjikan Morgan, ternyata yang ditemuinya adalah Rafael. Rafael juga bingung karena ternyata Morgan juga menyuruhnya ke restauran itu. Rafael lalu menelfon Morgan. Morgan mengaku kalau dia tidak menahu kenapa Putri ada di sana. Rafael makin bingung. Akhirnya Morgan mengaku bahwa ternyata pertemuan Putri dan Rafael di restauran itu adalah rencananya. Morgan meminta Rafael untuk menanyakan perasaan Putri kembali karena Morgan yakin bahwa sebenarnya Putri juga menyukai Rafael. Rafael terkejut. Saat Putri hendak pulang, tak sengaja Putri melihat buku The Old Man and The Sea yang pernah dibuangnya. Rafael akhirnya mengaku kalau buku itu ia pungut kembali. Sama seperti perasaannya yang dulu telah membuang Putri layaknya sampah. Dan kini ia memungutInya kembali karena merasa kehilangan sesuatu yang berharga pada dirinya. Sekali lagi Rafal menyatakan cintanya pada Putri dan berniat menjadi pacar Putri dalam arti yang sesungguhnya. Putri yang terharu akhirnya tersentuh juga dan ia pun menerima Rafael.
Bersamaan dengan itu, Rangga meminta anak-anak SMASH berkumpul. Rafael yang baru jadian dengan Putri mengajak Putri menemui anak-anak SMASH sekalian mengumumkan hari jadi mereka. Saat sampai di tempat tujuan, Putri yang HPnya ketinggalan di mobil meminta Rafael pergi duluan sementara dia mengambil HP. Saat Rafael menemui anak-anak SMASH, ia begitu terkejut melihat keberadaan Gladis diantara mereka. Gladis yang senang bertemu Rafael kembali langsung memeluknya dan berkata:
       
              Gladis: Pacarku, aku kangen banget sama kamu!

Sinopsis Serial Cinta Cenat Cenut Eps.4 "Secret Admirer" [Trans TV]

Tayang : Jumat, 11 Maret 2011. Jam : 19.30 di Trans Tv

  Putri kecewa dengan Morgan yang ternyata ikut terlibat dalam taruhan yang dibuat anak-anak SMASH untuk menantang Rafael menaklukkan Putri (episode #1). Apalagi saat itu Zee membawa saksi yaitu siswa yang pernah menerima mobil Morgan karena Morgan kalah taruhan. Putri lalu memutuskan untuk tidak mau lagi bicara dengan Morgan maupun Rafael. 

Rafael merasa menang. Ia pun memperingati Morgan agar dia tidak macam-macam lagi terhadap Rafael. Namun Morgan bilang pada Rafael kalau dia bukan sedih karena Rafael menghancurkan reputasinya di depan Putri, melainkan ia sedih karena telah kehilangan kepercayaan dari Putri, teman baiknya. Morgan juga bilang pada Rafael kalau sebenarnya dia dan Putri tidak pernah jadian. Mendengar hal ini Rafael pun terkejut. 

Di rumahnya, Danar dan Siska bilang ke Morgan kalau mereka mau pergi ke Hongkong selama seminggu. Morgan tampak tak peduli. Ia yang masih sedih akhirnya mengadu pada ibu kandungnya, Jenny Rusdiantoro (Feby Febiola) yang ternyata mengalami gangguan jiwa dan terkurung di sebuah kamar. Jenny yang tak bisa menanggapi kesedihan Morgan hanya bisa bernyanyi untuk menghibur Morgan. 

Sementara itu Rafael yang sedang berkumpul dengan anak-anak SMASH marah-marah karena anak-anak SMASH mengganggunya yang sedang memikirkan sesuatu. Anak-anak SMASH lalu menduga kalau Rafael sedang memikirkan Putri. Mereka pun menyarankan Rafael untuk segera menyatakan cintanya pada Putri.
Bisma: Mending lo tembak si Putri. Dari pada lo tahan-tahan, cinta lo jadi cenat cenut.
Namun Rafael masih saja menyangkal tentang perasaannya tersebut. 

Putri tidak masuk sekolah karena masih sakit. Setiap hari ia mendapat bouquet bunga dengan surat bertuliskan ‘Maaf!’ dari seseorang yang tak diketahui identitasnya. Bahkan saat Putri sudah sembuh, orang ini masih terus mengiriminya bunga. Ibu Putri (Meisya Siregar) menduga kalau Putri mempunyai pengagum rahasia. Putri mencurigai Morgan yang mengiriminya bunga. Namun saat bertemu dengan Morgan, alih-alih menyapa Putri, Morgan hanya terdiam dan pura-pura tak melihat Putri. Putri pun kecewa. 

Anak-anak SMASH akhirnya minta maaf pada Putri soal taruhan yang mereka buat saat awal-awal masuk sekolah. Awalnya Putri ragu. Namun akhirnya ia pun memaafkan mereka. Sementara itu Morgan yang sudah jarang muncul bersama anak-anak SMASH mulai dipertanyakan keberadaannya oleh pers. Hal ini membuat Dani kualahan dan akhirnya memutuskan untuk mencari tau apa yang terjadi dengan Morgan. 

Ternyata Morgan di rumah saja. Danar dan Siska yang baru pulang dari Hongkong, mengira Morgan membuat sensasi lagi di grup bandnya. Danar menganjurkan agar SMASH dibubarkan saja. Namun Morgan malah bicara lancang pada ayahnya:
Morgan: Kalau papa ngga tau apa-apa mendingan papa ngga usah ikut campur.
Mendengar ini Danar emosi dan hendak memukul Morgan. Danar dan Morgan bertengkar. Jenny yang mendengar pertengkaran tersebut langsung ketakutan sendiri dan mencoba keluar dari kamarnya. Namun ia malah terjatuh dari kursi roda sehingga membuat kepala Jenny terbentur dan pingsan. Morgan yang mendengar ibunya terjatuh, segera menghampiri kamar Jenny dan menolongnya. 

Ibu Putri menyarankan Putri untuk menemui Morgan dan memaafkannya. Putri pun mengikuti saran ibunya. Namun saat Putri mencari Morgan, ternyata Morgan tidak masuk sekolah. Rangga menjelaskan pada Putri kalau Morgan sedang mengurus ibunya yang kebetulan sedang sakit. Dari sini Putri tau kalau Ibu Morgan ternyata punya kelaianan jiwa. 

Rangga lalu mengantar Putri ke rumah Morgan. Melihat kedatangan Putri ke rumahnya, Morgan akhirnya bisa minta maaf secara langsung. Ia pun menjelaskan maksud dan tujuannya selama ini mendekati Putri yang dianggapnya mirip dengan Ibunya dulu; periang, mandiri dan pantang menyerah. Putri bilang ia sudah memaafkan Morgan. Ia juga berterima kasih atas kiriman bunganya selama ini. Namun Morgan menyangkal kalau dia pernah mengirimi Putri bunga. Putri jadi bingung. Lalu siapa yang mengirimi Putri bunga kalau bukan Morgan?! 

Malam-malam, Putri mendengar ada seseorang yang menyelinap ke rumahnya. Putri dan Ibunya pun mulai waspada. Mereka berdua lalu memergoki si penyelinap itu dan memukulinya sampai pingsan. Namun Putri langsung tersadar saat melihat wajah si penyelinap yang membawa bunga tersebut. Ternyata dia adalah Rafael. 

Pagi harinya, Rafael terbangun di kamar Putri. Ibu Putri lalu mengajak Rafael sarapan sebelum berangkat sekolah. Putri dan Rafael lalu berangkat sekolah bersama-sama. Di mobil, Putri marah pada Rafael yang mencoba menyelinap di rumahnya semalam. Ia juga menganggap Rafael tidak gentle karena mencoba minta maaf dengan mengiriminya bunga tanpa nama. Rafael tak terima dibilang tidak gentle. Mereka pun bertengkar di mobil karena Rafael memaksa Putri untuk memaafkannya. Pertengkaran tersebut berlanjut sampai mereka di sekolah. Putri masih enggan memaafkan Rafael. Rafael yang sudah tak tahan akhirnya berseru pada Putri di depan banyak orang.
Rafael: Putri, gue suka sama lo! Semua orang terkejut. Terutama Putri.